Anak Sekolah Doyan Bolos Siap-siap Digulung Satpol PP

BENGKULU – Ini jadi perhatian seluruh pelajar di Kota Bengkulu, mulai dari SD, SMP sampai SMA, terkhusus yang sering nongkrong di luar sekolah pada saat jam belajar alias bolos. Bila masih bolos, siap-siap ditangkap Satpol PP Kota Bengkulu bersama TNI dan Polri untuk dibina dan dilaporkan ke pihak sekolah serta orantua.

Ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan kepada Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi. Dedy mengatakan, ia akan perintahkan Satpol PP melakukan razia terhadap anak-anak nakal termasuk pelajar yang bolos sekolah.

“Saya sering dapat laporan ada banyak anak-anak SMP dan SMA yang kongko kongko, yang bolos ketika jam belajar. Maka nanti saya akan minta Satpol PP, ajak juga TNI dan Polri, kita akan razia. Akan kita bina mereka dan orangtuanya juga kita kasih tahu,” ujar Dedy.

Dikatakan Dedy, apa yang menjadi instruksi gubernur sudah selayaknya diikuti juga oleh kabupaten/kota.

“Karena kita ini satu kesatuan, pak gubernur itu adalah orangtua dari kabupaten dan kota, maka instruksi beliau kita akan tindaklanjuti. Tadi malam beliau nelpon saya, maka turunannya adalah kabupaten kota nanti juga akan mencoba untuk merespon instruksi gubernur ini,” jelas Dedy.

Dedy melanjutkan, khusus anak-anak dan remaja yang betul-betul tingkat kreatifitasnya tinggi alias nakal, ia sedang mencari format pembinaan seperti apa yang harus diberikan.

“Kita tidak ingin nanti anak-anak kita di usia sekolah sudah pakai narkoba. Maka kita akan antisipasi itu agar tidak ada pelajar kita di kota ini yang menjadi pecandu narkoba, candu minuman keras atau jadi pelaku kriminal,” kata Dedy.

Sementara itu, warga Jalan Cendana II Kelurahan Sawah Lebar Baru, Andrian mengatakan bahwa sering melihat anak-anak sekolah nongkrong di salah satu warung di belakang stadion pada jam belajar, bahkan hampir setiap hari.

“Di belakang stadion itu banyak anak sekolah SMA yang bolos. Siswa SMA 5 dan SMA 2, saya tahu karena hafal baju batiknya dan pernah saya lihat tulisan di baju mereka. Mereka nongkrong di sana berjam jam lamanya sambil merokok. Nggak percaya silahkan cek ke sana,” ujar Andrian.(gez)