BENGKULU – Penantian panjang para tenaga honorer atau PTT Pemkot Bengkulu berakhir dengan kebahagiaan. Gedung balai kota merah putih ikut jadi saksi pengangkatan para PTT menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Mereka dilantik langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi. Moment bersejarah dan sakral itu dihadiri juga oleh Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Pj Sekda Tony Elfiandan para pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Pada pelantikan tahap I itu, Senin (16/5/25) dari 500 PPPK yang dilantik dan Terima SK ternyata ada dua diantaranya yang hanya bisa 1 tahun mengabdi sebagai ASN PPPK dikarenakan faktor usia.
Mereka adalah Arpan, tenaga honorer di Dinas Perindag sejak tahun 2008 dan Meinar Simanjuntak, wanita berusia 59 tahun yang telah lama mengabdi menjadi guru sejak tahun 2004.
Arpan sadar bahwa tahun depan ia sudah pensiun sebagai PPPK, namun ia tetap tersenyum bangga telah dilantik sebagai PPPK oleh Walikota Bengkulu.
Selama belasan tahun itu ia tak kunjung diangkat, namun akhirnya di zaman Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing diangkat menjadi PPPK.
Arpan tetap bersyukur meski hanya menjadi PPPK selama setahun lebih. Musababnya, tahun depan (2026) ia harus pensiun karena usianya 58 tahun.
“Walaupun hanya satu tahun lebih, saya bersyukur, yang penting sehat, umur nggak jadi halangan untuk bekerja,” kata Arpan.
Ia tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Walikota dan Wakil Walikota. Atas perjuangan keduannya, Arpan dimasa tuanya bisa merasakan menjadi PPPK Kota Bengkulu.
“Alhamdulillah atas rezeki ini. Terimakasih pak Wali dan Wawali,” ucap Arpan.
Arpan menyatakan siap mendedikasikan dirinya untuk membantu pemerintah kota sesuai dengan visi-misi Walikota Dedy dan Wawali Ronny pada detik-detik akhir pengabdiannya.
Penantian lama juga dialami oleh Meinar Simanjuntak, wanita berumur kurang lebih 59 tahun ini kini resmi menjadi PPPK Kota Bengkulu. Ia telah lama mengabdi menjadi guru sejak tahun 2004.
Meinar juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah kota, terkhsus Walikota dan Wawali. Sebagai guru senior, ia juga menyampaikan pesan kepada para guru muda untuk terus berdedikasi tinggi dan mengadi dimana ia ditempatkan.
“Dedikasi tulus dari seorang guru ialah dalam melaksanakan tugas mendidik, mengajar, dan membimbing peserta didik, seringkali dengan pengorbanan dan tanpa pamrih. Itu yang harus kita lakukan,” ujarnya.(**)


