BENGKULU – Sejatinya Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ingin betul hadir di tengah-tengah masyarakat di acara Festival Yo Botoi Botoi gelaran Dinas Pariwisata di Kota Tuo Kelurahan Pasar Bengkulu, Minggu pagi (8/2/26). Namun walikota berhalangan karena harus mendampingi Gubernur ke Jakarta.
Namun demikian, ia tetap menyapa seluruh pengunjung event tersebut meskipun melalui voice note (VN) dari pesan whatsapp yang dikirimkannya melalui panitia acara.
Seluruh pengunjung mendengarkan VN dari walikota. Bahkan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan juga menyempatkan waktu untuk menyampaikan sambutan melalui VN.
Dalam VN tersebut walikota menyampaikan permohonan maaf belum bisa hadir ditengah tengah masyarakat di acara Yo Botoi Botoi.
“Saya mohon maaf, ingin sekali hadir namun karena tugas mendampingi pak gubernur maka saya minta diwakili oleh wawali dan pejabat yang lain. Terima kasih kepada para panitia dan para nelayan. Mari sama-sama kita meriahkan event Yo Botoi Botoi agar kota kita ini semakin dikenal, semakin maju, dan warganya bahagia,” sampai Dedy.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan juga sangat apresiasi dengan terselenggaranya event Yo Botoi Botoi. Mantan Walikota Bengkulu dia periode ini mengatakan bahwa event Yo Botoi Botoi adalah event pertama kalinya di dunia.
“Ini festival pertama kali di dunia. Saya Gubernur Bengkulu, dari Jakarta menyampaikan selamat dan sukses untuk festival Botoi botoi untuk pertama kalinya di dunia. Pastikan yang hadir datangnya bahagia pulangnya lebih bahagia,” demikian Helmi.(**)


