BENGKULU Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu turut ambil bagian dalam menyukseskan launching destinasi wisata baru Belungguk Point yang akan diresmikan langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, pada malam 27 Desember mendatang di Jalan S. Parman.
Sebagai bentuk dukungan, BPBD Kota Bengkulu menyiapkan sejumlah toilet portable di lokasi kegiatan. Dengan demikian, pengunjung Belungguk Point tidak perlu khawatir apabila membutuhkan fasilitas buang air kecil selama acara berlangsung.
Selain toilet portable, Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana mengatakan pihaknya juga akan menyiapkan satu unit armada mobil serbaguna serta menstanbykan sebanyak enam personel untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jika terjadi kondisi darurat atau bencana saat acara berlangsung.
“BPBD turut mendukung penuh kegiatan launching ini. Selain toilet portable, kami juga menyiapkan satu unit mobil serbaguna dan enam personel untuk berjaga-jaga sebagai langkah antisipasi,” ujar Made.
Terkait kondisi cuaca, Made menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BMKG. Berdasarkan informasi terakhir, cuaca pada malam launching diperkirakan dalam kondisi baik.
“Koordinasi terakhir kami dengan BMKG, Insya Allah malam launching Belungguk Point nanti cuacanya cerah dan tidak hujan,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk hadir dan meramaikan acara peresmian destinasi baru tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk ramai-ramai datang dan bersama-sama menyaksikan launching Belungguk Point,” tambah Made.
Untuk diketahui, Belungguk Point merupakan gagasan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi sebagai bagian dari komitmennya mempercantik wajah Kota Bengkulu.
Sejak dilantik, Dedy memang telah mendeklarasikan niatnya untuk menata kota agar tampil lebih rapi, bersih, dan indah.
Belungguk Point dirancang sebagai ruang publik multifungsi, yang menjadi tempat nongkrong dan berkreasi bagi anak-anak muda, ruang bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produknya, serta lokasi pentas seni dan budaya.
Lebih dari sekadar tempat berkumpul, Belungguk Point juga hadir sebagai etalase budaya yang mengangkat kearifan lokal Bengkulu dengan sentuhan modern.
Pembangunan kawasan ini bukan hanya soal penataan trotoar, tetapi juga upaya menghadirkan identitas Bengkulu agar semakin dekat dengan warganya.
Salah satu keunikan Belungguk Point terletak pada jalur pedestrian yang dilukis penuh dengan motif Kain Besurek, batik khas Bengkulu. Jika selama ini motif Besurek identik dengan kain atau pakaian, kini coraknya menghiasi trotoar kota dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.(**)


