Mulai Diperbaiki, Akses Jalan TPA Sebakul Kini Kembali Normal

BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat mengatasi persoalan aksesibilitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sebakul.

Langkah ini dilakukan sebagai respon langsung atas keluhan para petugas pengangkut sampah terkait kondisi jalan yang sempat menghambat operasional pembuangan.

Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan pada akses jalan utama TPA Sebakul.

Perbaikan ini difokuskan untuk memastikan mobilitas armada pengangkut sampah kembali normal tanpa kendala infrastruktur.

Menurutnya, pemeliharaan jalan ini merupakan prioritas agar alur distribusi sampah dari pemukiman warga menuju lokasi pembuangan akhir tidak terputus.

Meskipun infrastruktur telah diperbaiki, persoalan baru muncul di lapangan. Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu Afriyenita yang akrab disapa Yeni, menyayangkan sikap sejumlah oknum pengangkut sampah, terutama armada mobil kecil dan pihak swasta.

Ia mengungkapkan bahwa petugas seringkali membuang sampah tepat di pinggir jalan akses menuju TPA, alih-alih masuk ke area pembuangan yang telah disediakan di bagian dalam.

“Sangat disayangkan, meskipun jalan sudah kita perbaiki, masih ada oknum pengangkut sampah yang membuang muatannya di akses jalan. Hal ini menyebabkan penumpukan yang menutup jalan dan menghambat kendaraan lain yang ingin masuk ke area dalam TPA,” tegas Yeni.

Kejadian pembuangan sampah di badan jalan ini dilaporkan terjadi berulang kali. Oleh karena itu, DLH mengeluarkan peringatan keras dan imbauan agar seluruh pengelola angkutan sampah, baik plat merah maupun swasta, menaati prosedur yang berlaku.

“Kami meminta para pengangkut sampah untuk tertib. Masuklah sampai ke area dalam TPA. Jangan membuang di akses jalan karena itu akan merugikan semua pihak dan merusak fasilitas yang sudah diperbaiki pemerintah,” tambah Yeni.

Dengan akses jalan yang kini sudah kembali normal, Pemerintah berharap pengelolaan sampah di tingkat hilir dapat berjalan lebih efektif. Masyarakat dan pihak swasta diharapkan dapat bekerja sama menjaga fasilitas demi kelancaran pelayanan kebersihan di Kota Bengkulu. (**)