Persiapan dan Pemantapan One Way, DLH Pangkas Pohon Besar di Pasar Minggu

BENGKULU – Setelah sebelumnya Pemkot Bengkulu melakukan simulasi lalu lintas satu arah (One Way) di Pasar Minggu yang dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, kini Pemkot Bengkulu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan persiapan dan pemantapan One Way, Sabtu (21/2/26).

Sebelum melakukan kegiatan persiapan dan pemantapan One Way, diawali dengan apel gabungan di depan Mega Mall yang dipimpin oleh Staf Ahli Walikota Eddi Apriyanto.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Dinas Lingkungan Hidup Afriyenita dan tim, Kadis Damkar Yuliansyah dengan personelnya, Kadis Kominfo Nurlia Dewi, petugas dari Dinas Perhubungan dan personel Satpol PP.

Eddi saat memimpin apel menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah untuk penyempurnaan dari simulasi One Way yang telah dilakukan sebelumnya.

“Hari ini kita melakukan persiapan One Way. Memang sebelumnya sudah dilakukan simulasinya tapi masih ada yang perlu kita sempurnakan. Ada beberapa titik yang perlu kita benahix seperti ada pohon-pohon yang perlu kita pangkas. Nanti itu LH yang melaksanakannya,” kata Eddi.

Plt Kadis Perhubungan Toni Hastri Putra mengatakan telah menurunkan 10 personel dalam persiapan pemantapan One Way di Pasar Minggu, sekaligus memback up dari Dinas LH yang akan melakukan pemangkasan pohon besar.

“Hari ini hanya pemantapan One Way dan membantu LH menebang pohon di pasar minggu yang mengganggu jalan di dekat kantor unit damkar. Itu juga membahayakan karena pohonnya besar,” kata Toni.

Terkait One Way, lanjut Toni sebenarnya sudah mulai diterapkan setelah simulasi kemarin. Dishub sudah menempatkan petugas di beberapa titik untuk mengarahkan pengendara melewati jalur yang sudah ditetapkan.

“Untuk yang masuknya dari Kemenang, cuma boleh masuk batas depan Mega Mall kemudian balik kanan lagi untuk keluar. Yang dari Khatulistiwa, harus melewati jalur di samping Mega Mall, keluar melewati depan Mega Mall,” jelas Toni.

Masih kata Toni, jumlah personel yang sudah diterbitkan surat tugasnya untuk berjaga di pasar minggu sebanyak 14 orang. Selain Itu pihaknya juga minta bantuan juru parkir (jukir) mengarahkan kendaraan roda 4 dan 2 yang parkir di Khatulistiwa untuk keluar di samping mega mall.

“Untuk hari ini di pasar minggu ada 10 personel. Tiap simpang sudah ditempati petugas, dan rambu-rambu juga sudah dipasang. Kita juga membantu LH untuk penutupan arus ke arah kantor damkar pasar minggu itu, karena LH mau melakukan pemangkasan pohon. Jadi sambil pengaturan lalin, kita juga membantu kenyamanan para pengendara,” ujar Toni.

Plt Kadis LH Afriyenita yang juga hadir langsung mengawasi berlangsungnya pemangkasan pohon mengatakan bahwa sebenarnya beberapa hari yang lalu pihaknya sudah mencoba untuk melakukan pemangkasan pohon tersebut. Namun karena kondisi yang belum memungkinkan lantaran banyaknya kendaraan lalu lalang, maka baru bisa dilaksanakan hari ini setelah dibackup oleh Dishub dan OPD lainnya.

“Kemarin terkendala karena nggak ada yang ngatur lalu lintas, mobil kita tidak bisa masuk. Alhamdulillah hari ini kita dibantu rekan-rekan dari OPD lain sehingga kegiatan pemangkasan pohon bisa dilaksanakan,” demikian Afriyenita.(**)