Salat Gerhana Bulan, Masjid At Taqwa Dipadati Jamaah Warga Kota Bengkulu

BENGKULU – Warga Kota Bengkulu menggelar salat gerhana bulan pada Selasa malam (3/3/26) sebagai bentuk ibadah dan refleksi atas fenomena alam yang terjadi. Salah satu lokasi pelaksanaan yang dipadati jemaah adalah Masjid Agung At-Taqwa.

Pelaksanaan salat gerhana dilakukan setelah salat Magrib dan diikuti dengan antusias oleh masyarakat. Sejak awal waktu pelaksanaan, jemaah mulai berdatangan untuk bersama-sama menunaikan salat sunnah tersebut, dilanjutkan dengan doa dan tausiyah.

Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa, Yul Kamra, menyampaikan bahwa fenomena gerhana bulan merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah saat peristiwa tersebut terjadi.

“Fenomena gerhana bulan ini adalah tanda kebesaran Allah. Oleh karena itu, sebagai manusia kita menunaikan salat gerhana untuk berdoa, bertakbir, dan juga bersedekah ketika fenomena itu terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, gerhana bulan merupakan peristiwa yang tidak terjadi setiap saat, sehingga menjadi momentum berharga untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Terlebih, peristiwa tersebut terjadi di bulan yang penuh keberkahan.

“Ini kejadian langka dan merupakan rahmat serta nikmat yang luar biasa. Di bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan, Allah datangkan lagi berkah dan kemuliaan melalui fenomena ini,” katanya.

Ia berharap, hadirnya gerhana bulan dapat membawa kebaikan dan keberkahan bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi masyarakat Bengkulu. Pelaksanaan salat gerhana malam itu berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan warga dalam menyambut tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta.(**)