Walikota Soroti Truk Bertonase Besar, Picu Kerusakan Jalan di Kawasan Permukiman

BENGKULU – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menaruh perhatian serius terhadap tingginya aktivitas truk bermuatan berat yang melintasi ruas jalan milik Pemerintah Kota.

Keberadaan kendaraan bertonase besar tersebut dinilai mempercepat kerusakan infrastruktur, khususnya pada jalan di lingkungan permukiman.

Menurut Dedy, banyak ruas jalan kota tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan dengan muatan hingga puluhan ton. Akibatnya, jalan yang baru dibangun pun cepat mengalami kerusakan, sehingga berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menggunakan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap dalam kondisi baik.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi pelanggaran ini. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi atau melaporkan jika terdapat truk bertonase besar yang melintas di jalur yang tidak semestinya,” kata Dedy.

Di sisi lain, Dedy juga mengakui bahwa pengawasan di lapangan masih menghadapi keterbatasan, terutama dari segi jumlah personel di Dinas Perhubungan. Kondisi tersebut membuat upaya pengendalian belum bisa dilakukan secara maksimal di seluruh titik.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat guna menjaga kualitas jalan di Kota Bengkulu agar tetap layak digunakan dalam jangka panjang.(**)