Kajari Ketua Tim Penataan Mega Mall, Pemkot Siap Gelontorkan Anggaran Rp 2 Miliar

BENGKULU – Forkopimda Kota Bengkulu menyatakan dukungannya kepada Pemkot Bengkulu yang diminta Kejati untuk mengelola dan menata aset milik Pemkot yang sedang dalam proses hukum di Kejati, yakni Mega Mall dan PTM.

Kapolresta, Kajari, Dandim 0407/Kota Bengkulu, Ketua DPRD dan Ketua PN menyatakan dukungannya dan siap membackup Pemkot Bengkulu dalam penataan dan pengelolaan Mega Mall dan PTM.

Kesepakatan dan pernyataan dukungan ini ditandatangi dalam berita acara dalam kegiatan FGD yang digelar di Mega Mall tadi malam (28/8/25).

Diketahui bahwa Kajari Bengkulu Yeni Puspita telah ditunjuk langsung oleh Kajati sebagai ketua tim penataan dan pengawasan Mega Mall dan PTM. Salah satu tugasnya memastikan aktifitas perekonomian, terutama di Mega Mall bisa hidup kembali.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang hadir langsung pada FGD mengatakan bahwa Pemkot Bengkulu akan mengarahkan seluruh kegiatan OPD-OPD di Mega Mall. Kemudian setelah proses hukum di Kejati sudah inkrach dan Mega Mall sudah diserahkan sepenuhnya kembali ke Pemkot Bengkulu maka Pemkot Bengkulu akan menggelontorkan anggaran Rp 2 miliar untuk menata Mega Mall.

“Mega Mall dan PTM aat ini masih dalam proses hukum pihak kejaksaan dan statusnya masih dalam sitaan kejaksaan. Kami (pemkot) diminta untuk membantu dalam hal pengelolaan sampai nanti inkrach dan tentunya masih dalam pengawasan kejaksaan. Saya ingat betul pesan pak kajati, jangan sampai kegiatan ekonomi di sini (Mega Mall) terganggu. Kalau sudah sah jadi milik pemkot kita akan gelontorkan APBD arp 1 sampai 2 miliar. Sementara ini kami arahkan semua kegiatan OPD di sini untuk memancing orang datang ke Mall ini lagi,” kata Dedy.

Tampak hadir pula Irwandi Saputra yang dipercayakan walikota sebagai pengelola sementara Mega Mall. Ia mengatakan bahwa memang salah satu cara untuk meramaikan kembali Mega Mall dan menghidupkan kembali perekonomian di sana adalah dengan memperbanyak event.

“Untuk mega mall, memang salah satu caranya perbanyak event. Sudah ada lima tenan baru yang masuk. Kemudian akan perlu dipoles lagi, baik penerangannya, kebersihannya terutama di depan yang msh banyak pedagang jualan. Memang masih banyak PR kita,” ujar Irwandi.

Irwandi juga menyampaikan bahwa PTM dan Mega Mall saat ini sudah ada medsosnya, dan hari ini akan dilaunching medsos Mega Mall.

“Melalui medsos, kita pengen kasih tahu kepada masyarakat melalui medsos bahwa Mega Mall dan PTM masih beroperasi. Kemudian kami minta agar banyak event-event dari OPD di sini,” kata Irwandi.(**)