BENGKULU – Suasana Pasar Pasar Panorama pada Kamis pagi (05/02/2026), mendadak riuh dan penuh tawa.
Bukan sekadar kunjungan biasa, kegiatan ini menjadi ajang pembuktian kasih sayang ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada keluarga di rumah melalui gerakan belanja borong kebutuhan dapur.
Dalam gerakan bertajuk “Belanjo Rame-Rame” ini, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan instruksi unik bagi para ASN pria, dilarang pulang dengan tangan hampa.
Menjelang bulan suci Ramadan, mereka diminta memborong stok kebutuhan seperti kolang-kaling hingga bawang putih sebagai bentuk perhatian nyata bagi istri.
Kehadiran sekitar 700 ASN dalam acara ini membawa dampak ekonomi yang signifikan.
“Kalau semuamya belanja Rp100.000 per orang, diperkirakan terjadi perputaran uang instan mencapai Rp70 juta hingga Rp100 juta di lokasi pasar,” jelas Walikota.
Strategi mobilisasi ini terbukti ampuh menggerakkan ekonomi pedagang lokal di Pasar Minggu dan PTM Bengkulu dalam sekejap beberapa waktu lalu, kini giliran pasar Panorama.
Momen paling emosional terjadi saat walikota mengumumkan pencarian siapa saja, baik ASN maupun pedagang yang berulang tahun tepat di hari tersebut.
Tanpa basa-basi, mereka yang beruntung langsung diberikan modal belanja gratis di tempat.
Namun, kejujuran tetap diutamakan, para pemenang wajib menunjukkan bukti autentik berupa KTP atau NIP, baik fisik maupun foto di ponsel, sebelum membawa pulang hadiah tersebut.
“Ini bukan sekadar belanja, tapi soal bagaimana kita peduli pada ekonomi rakyat sekaligus membawa kebahagiaan untuk keluarga di rumah,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Gerakan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat luas. (**)


