Sosialisasi Kesejahteraan ASN, Dedy Ingatkan Pentingnya Disiplin dan Tanggung Jawab

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus berupaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat disiplin aparatur sipil negara (ASN).

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Sosialisasi Program Peningkatan Kesejahteraan bagi ASN Kota Bengkulu serta Sosialisasi Disiplin dan Kode Etik ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu yang digelar di Ruang Hidayah I Kantor Wali Kota Bengkulu, Senin (15/6).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dan dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala subbagian, serta perwakilan dari PT Taspen dan BPJS.

Dalam laporannya, Kepala BKPSDM Kota Bengkulu, Achrawi, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ASN mengenai program-program peningkatan kesejahteraan sekaligus memperkuat pemahaman terkait disiplin dan kode etik ASN.

“Tujuan kegiatan ini agar program peningkatan kesejahteraan ASN dapat tersosialisasi dengan baik, sekaligus memberikan pemahaman terkait disiplin dan kode etik untuk menciptakan keseimbangan antara hak dan kewajiban ASN dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, bersih, dan bertanggung jawab,” ujar Achrawi.

Ia menjelaskan, peserta kegiatan hari ini terdiri dari seluruh kepala OPD dan kepala subbagian di lingkungan Pemkot Bengkulu. Sementara pada 17 dan 18 Juni mendatang, kegiatan serupa akan dilaksanakan di Gedung Merah Putih dengan peserta khusus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dalam sambutan sekaligus arahannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kesejahteraan ASN menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Namun, ia mengingatkan bahwa rasa syukur dan tanggung jawab dalam bekerja harus tetap menjadi landasan utama dalam menjalankan tugas.

Menurut Dedy, salah satu aspirasi terbesar ASN saat dirinya mulai menjabat sebagai wali kota adalah pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang tepat waktu.

“Saya bertanya kepada ASN apa yang menjadi harapan mereka. Tidak banyak, mereka hanya ingin TPP dibayarkan tepat waktu. Walaupun ada penyesuaian anggaran karena efisiensi, kita patut bersyukur karena TPP Kota Bengkulu masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Bengkulu dan selalu dibayarkan tepat waktu,” kata Dedy.

Dedy juga menekankan pentingnya kesadaran setiap ASN terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Menurutnya, pekerjaan tidak akan berjalan maksimal apabila pegawai tidak memahami tanggung jawab yang diemban.

“Kita harus belajar bertanggung jawab dengan tugas masing-masing. Kalau tidak memahami tupoksi, maka pekerjaan tidak akan maksimal. Saya ingin kita bekerja dengan hati dan benar-benar sadar akan tugas yang diamanahkan,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kinerja seluruh ASN yang telah berkontribusi terhadap kemajuan Kota Bengkulu. Salah satu indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi Kota Bengkulu yang mencapai 5,56 persen atau berada di atas rata-rata nasional.

“Alhamdulillah, kota kita sudah berada pada jalur yang tepat menuju kemajuan. Pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,56 persen dan itu di atas rata-rata nasional. Ini merupakan hasil kerja keras kita bersama,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Dedy berharap seluruh ASN Pemkot Bengkulu semakin solid dalam menjalankan tugas pemerintahan serta selalu berhati-hati dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

“Saya berharap ke depan kita semakin solid dan benar-benar hati-hati dalam melaksanakan amanah. Mari terus bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Bengkulu,” tutupnya.(**)